Selamat Datang di BANDAR BOLA | Berita bola TERUPDATE dan TERAKTUAL

Liga Inggris - Partai big match akan tersaji di Stadion Old Trafford

bdrbola.com Partai big match akan disajikan di Stadion Old Trafford, Selasa (1/10/2019) antara tuan rumah Manchester United vs Arsenal pada lanjutan Liga Inggris pekan ke-7. Sepanjang sejarahnya rendezvous kedua tim ini rekam sejumlah momen kontroversial.

Momen kontroversial cukup sering terjadi pada laga Manchester United vs Arsenal dalam era 90-an. Saat United masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson dan Arsenal dibesut sang Si Profesor berasal Prancis Arsene Wenger.

Kedua pelatih ini pun tak jarang lontarkan psy war jelang pertandingan ke 2 klub ini. Fergie contohnya pernah menghina kemampuan Wenger yg fasih 5 bahasa.

“Mereka mengatakan dia (Wenger) adalah orang cerdas kan? Berbicara 5 bahasa? Aku kenal seorang anak 15 tahun berdasarkan Pantai Gading yg juga bisa bicara 5 bahasa asing,”. Istilah Fergie seperti dikutip Football5star.Com dari BBC, Senin (30/9/2019).

Wenger pun sempat membalas kometar provokatif Fergie dengan mengatakan instruktur Skotlandia itu sudah kehilangan logika sehat. “Dia tidak menarik minat saya, saya nir akan menjawab pancingan  dari beliau lagi. Dia kehilangan nalar sehat. Dia akan terus pertikaian,” istilah Wenger.

Selain psy war antara kedua pelatih ini. Terdapat juga lima momen kontroversial lainnya di laga Manchester United vs Arsenal, berikut ulasannya:

Battle of Buffet
Media-media pada Inggris pada 2004 menyebut laga Manchester United vs Arsenal menggunakan sebutan Battle of Buffet. Pada laga yg dimenangkan oleh Red Devils menggunakan skor 2-0 tadi, sejumlah kejadian kontroversial terjadi.

Salah satunya adalah perselisihan antara Rio Ferdinand dengan Freddie Ljunberg pada mnt ke-19. Kontroversi pada pertandingan ini memuncak waktu tuan tempat tinggal   menerima bantuan gratis penalti menurut Mike Riley.

Pada mnt ke-73, wasit Mike Riley memberi hadiah penalti pada Manchester United lantaran menduga Wayne Rooney dilanggar sang Sol Campbell. Padahal pada tayangan ulang justru sebaliknya.

Setelah pertandingan, Wenger pun melontarkan kritik tajamnya. Ia menyebut Mike Riley membuat tuan tempat tinggal   Manchester United mampu meraih kemenangan. “Ia (Mike Riley) yang menetapkan hasil pertandingan misalnya yg terjadi pada Old Trafford,” kritik Wenger.

Roy Keane vs Patrick Vieira
Pada laga United vs Arsenal di 2005, kapten ke 2 tim Roy Keane & Patrick Vieira terlibat adu ekspresi di lorong ganti pemain. Kejadian tersebut terjadi di Stadion Highbury.

Tak kentara apa yang menyebabkan ke 2 adu verbal hingga wajib  dipisahkan sang wasit dan rekan-rekannya. Konon kabarnya Roy Keane hingga menantang Vieira untuk berduel pada luar lapangan.

“Kita selesaikan pada luar lapangan,” istilah Keane waktu itu. Usut punya usut ternyata insiden ini diawali lantaran ancaman Vieira kepada Gary Neville.

Roy Keane menyampaikan bahwa pemain Prancis itu mengancam Gary Neville. Hal itu yang membuatnya terpancing. “Aku dengar kamu mengincar Gary, huh? Kamu mengincar yg lemah.”

Tetapi hal itu dibantah sang Vieira. Ia mengungkapkan nir mengancam Gary Neville namun hanya memperingatkannya. “Aku bilang pada dia (Gary Neville), jikalau dia menyentuh Robert (Pires), saya akan mengejar dia.” istilah Vieira.

Battle of Trafford
Insiden ini jadi galat satu momen paling kontroversial pertemuan United vs Arsenal. Kejadian ini terjadi pada Stadion Old Trafford pada ekspresi dominan 2003/04. Pemeran utamanya adalah Patrick Vieira & Ruud van Nistelrooy.

Laga semenjak awal pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim saling jual beli agresi. Tensi pertandingan mulai memanas di pertengahan babak ke 2 dan mencapai zenit pada mnt ke-80.

Kejadian bermula saat Ruud van Nistelrooy melompat ke punggung Patrick Vieira yang menciptakan pemain Prancis ini jatuh ke tanah. Vieira lalu menggerakan kaki yang lalu disusul respon Nistelrooy misalnya seolah-olah terkena tendangan.

Kemudian, wasit Steve Bennett merasa bila Vieira berniat melakukan tendangan sebagai akibatnya dia akhirnya diberi kartu merah hanya tiga mnt setelah kartu kuning pertamanya.

Vieira mengamuk dan berusaha mengejar pemain Belanda tadi. Usahanya dihalangi oleh Ryan Giggs & mengakibatkan kericuhan pecah antara ke 2 pemain.

Tak berhenti pada situ, mnt akhir pertandingan wasit memberi hadiah penalti pada United. Sayang sepakan van Nistelrooy membentur tiang gawang. Hal ini menciptakan pemain Arsenal balik  memprovokasi van Nistelrooy.

Pertandingan berakhir, Nistelrooy langsung menerima ayunan tangan Keown yg menunjuk ke belakang kepalanya. Aksi ini disusul dengan provokasi tambahan serta pelecehan verbal dari Ray Parlour, Lauren, dan Kolo Toure

FA pun memberi sanksi pada pemain kedua tim. Bek Arsenal Lauren menerima hukuman paling berat yakni skorsing hukuman 4 laga.

Ricuh 21 pemain United & Arsenal
Pada 20 Oktober 1990 pecah ricuh yg melibatkan 21 pemain pada laga United vs Arsenal. Dikutip dari Sport360, peristiwa ini berawal menurut perebutan bola antara Denis Irwin menggunakan Nigel Winterburn.

Awalnya Winterburn berusaha merogoh bola berdasarkan kaki Irwin di sisi sayap United. Usaha tersebut dihalangi sang Irwin & Adres Limpar berusaha membantu. Limpar dan Winterburn kemudian adu otot dan membuat pemain lain terpancing emosinya.

Tiba-tiba penyerang United, Brian McClair, muncul & eksklusif menendang Winterburn yang masih terjatuh di rumput. Aksi McClair tentu saja memancing kemarahan pemain Arsenal lainnya, sehingga terjadilah perkelahian massal yg melibatkan kedua tim.

Pemain ke 2 tim saling mengejar satu sama lain untuk adu jotos. Akibatnya FA pun memberikan hukuman sangat berat bagi kedua tim menggunakan denda  yang sangat akbar.

Sikutan Sol Campbell
Pada 2003, tensi tinggi juga terjadi waktu United vs Arsenal. Kali ini melibatkan 2 pemain Ole Gunnar Solskjaer dan Sol Campbell. Mantan bek timnas Inggris dengan sengaja menyikut Solskjaer karena putus harapan menjaga striker Norwegia tersebut.

Sialnya, aksi Campbell terlihat jelas oleh wasit. Campell pun eksklusif di ganjar kartu merah. Bahkan, setelah laga, bek jangkung itu mendapat sanksi skors tambahan menjadi tiga pertandingan.

Tidak hanya itu, Phill Neville juga sempat adu otot dengan striker Francis Jeffers. Adik kandang Gary Neville itu dengan sengaja lakukan tackle kasar pada Jeffers menurut belakang. Tak terima, Jeffers pun menendang secara membabi buta Phil Neville.

Belum ada Komentar untuk "Liga Inggris - Partai big match akan tersaji di Stadion Old Trafford"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel