Selamat Datang di BANDAR BOLA | Berita bola TERUPDATE dan TERAKTUAL

Para Legenda Klub dan Kisah Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan


BDRBOLA.COM - Raul Gonzalez merupakan legenda hidup Real Madrid. Tetapi status sebagai legenda tidak memberikan agunan baginya menerima perlakuan yang istimewa pada klub yang begitu ia cintai itu.

Pemain Spanyol itu sempat mendapat julukan Pangeran Madrid. Tetapi, loyalitasnya & kontribusi   besarnya nir membuat Real Madrid berniat mempertahankannya hingga pensiun.

Selama memperkuat Los Blancos, Raul, yg berperan sebagai kapten dan motor tim, mempersembahkan banyak gelar. Dia membantu Real Madrid merengkuh enam gelar La Liga, tiga titel Liga Champions, empat gelar Piala Eropa, satu titel Piala Super Eropa, empat trofi Piala Super Spanyol, dan 2 Piala Interkontinental (Piala Dunia Antarklub).

Namun, virtual Raul pensiun di Santiago Bernabeu tidak terwujud. Hubungan Raul dan Real Madrid menjadi rumit setelah beliau lebih poly menghangatkan bangku cadangan.

Pelatih Real Madrid ketika itu, Jose Mourinho, tak mampu menjanjikan posisi starter di setiap pertandingan, apalagi semenjak kedatangan Cristiano Ronaldo menurut Manchester United.

Raul pula tidak senang  hanya duduk-duduk di bangku cadangan. Sang Pangeran Madrid perlahan tersisih. Raul akhirnya pindah dari Santiago Bernabeu dalam ekspresi dominan panas 2010. Tujuannya merupakan klub Bundesliga, Schalke.

Ia bermain selama 16 ekspresi dominan & meninggalkan Real Madrid saat berusia 33 tahun. Nomor punggung Raul akhirnya digunakan Cristiano Ronaldo.

Selain Raul Gonzalez ada beberapa legenda yang akhirnya tersisih berdasarkan klub yang mereka cintai karena banyak sekali alasan. Berikut lima pada antaranya.

1. Jaap Stam
Jaap Stam pernah mendapat predikat satu di antara bek terbaik yang dimiliki Manchester United. Namun, dia terpaksa pindah menurut Old Trafford dalam 2001 ke Lazio.

Jaap Stam pernah berkata Manchester United memanfaatkan kontroversi buku autobiografinya buat mendepaknya menurut Old Trafford.

Stam membela Setan Merah selama 3 tahun, tepatnya menurut 1998 sampai 2001. Saat itu dia berhasil membawa Manchester United meraih beberapa gelar juara. Di antaranya, 3 trofi Premier League & satu trofi Liga Champions.

Namun, ia secara mengejutkan dijual Sir Alex Ferguson ke Lazio. Stam mengklaim, penjualan itu tak lepas berdasarkan kontroversi pada media terkait buku autobiografi oleh bek, yang berjudul 'Head-to-Head'.

Saat itu, terdapat warta Ferguson mendekatinya secara ilegal berdasarkan PSV Eindhoven. Stam kemudian angkat bicara terkait penjualan oleh Setan Merah ketika itu.

Ia menyebut waktu itu Manchester United seakan memanfaatkan kesempatan munculnya kontroversi itu buat menjualnya. Apalagi ketika itu mereka baru saja mendatangkan beberapa pemain bintang ke Old Trafford, misalnya Ruud van Nistelrooy dan Juan Sebastian Veron.

Joe Hart sudah bermain pada Manchester City selama 11 tahun. Tetapi, ia terpaksa menjadi pemain pinjaman dalam dua tahun terakhir sebelum pindah pada 2018.

Sejak Pep Guardiola duduk di kursi manajer The Citizens pada 2016, sang penjaga gawang tidak lagi menjadi kiper angka satu. Guardiola lebih memercayakan Claudio Bravo atau Ederson untuk menempati pos di bawah mistar gawang.

Sementara itu, Joe Hart dipinjamkan ke klub lain. Pada ekspresi dominan 2016-2017, dia dipinjamkan ke Torino, sedangkan animo 2017-2018 berseragam West Ham United.

Yaya Toure adalah tulang punggung Manchester City meraih kesuksesan semenjak diakusisi Syeikh Mansour bin Zayed al-Nahyan.

Tetapi, sejak kedatangan Pep Guardiola dalam 2016 membuatnya tersisih. Ia nir memiliki kecocokan dengan manajer berpaspor Spanyol tadi.

Toure mengakhiri kerja sama menggunakan City setelah delapan tahun merumput pada Stadion Etihad. Ia terpaksa pindah dalam 2018.

Satu lagi legenda Real Madrid yang terpaksa keluar menurut klub yakni, Iker Casillas. Padahal, beliau adalah pemain hasil jebolan akademi Real Madrid.

Iker Casillas total bergerak pada Santiago Bernabeu selama 25 tahun. Berbagai gelar telah dipersembahkan buat klub yg dicintainya tersebut. Loyalitasnya tak perlu dipertanyakan lagi.

Namun, beliau wajib  pulang dengan cara getir. Dia pulang selesainya dihujani kritik sebagian fans & media Spanyol lantaran performanya dipercaya menurun dalam 3 tahun terakhir. Ia tidak masuk dalam rencana Jose Mourinho & kerap dijadikan pemain penghangat bangku cadangan.

Casillas tak membantah hujatan yang ditujukan kepadanya terlalu berat sebagai akibatnya memaksanya angkat koper & mencari petulangan baru. Dia menerima tawaran hijrah ke Porto.

Perpisahan Casillas menggunakan Real Madrid berlangsung pahit. Dia mengucapkan selamat tinggal ketika rekan-rekan setimnya tengah menjalani tur pramusim ke Australia. Tak ada divestasi layaknya seorang legenda.

5. Andrea Pirlo
Andrea Pirlo adalah sosok pilar tengah legendaris milik AC Milan. Ia berhasil menyumbang 11 trofi buat Rossoneri.

Tetapi, kebersamaan Pirlo beserta AC Milan berakhir dalam 2011. Pirlo menyatakan dirinya nir memiliki kecocokan menggunakan instruktur AC Milan waktu itu, Massimilio Allegri.

Allegri lebih tertarik memakai Massimo Ambrosini atau Mark van Bommel di posisi gelandang bertahan. Ia akhirnya menyeberang ke Juventus.
6. Fernando Redondo
Fernando Redondo adalah mantan pemain bintang yang masih memendam rasa sakit hati ke Real Madrid. Ia mempunyai kontribusi   akbar waktu El Real meraih trofi Liga Champions 2000.

Tetapi, dia terpaksa menelan pil getir karena dibuang ke AC Milan pada isu terkini panas 2000. Real Madrid menjual Redondo ke AC Milan demi mendatangkan Luis Figo ke Santiago Bernabeu.

Belum ada Komentar untuk "Para Legenda Klub dan Kisah Cinta yang Bertepuk Sebelah Tangan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel