Selamat Datang di BANDAR BOLA | Berita bola TERUPDATE dan TERAKTUAL

Hernan Crespo 2002/03: Mengukir Nama di Buku Sejarah Inter Milan


 Hernan Crespo pernah dua periode memperkuat Inter Milan. Periode pertama mantan striker Argentina tersebut berseragam Nerazzurri adalah 2002-2003. Periode keduanya adalah 2006-2009.

Periode pertamanya cukup berkesan. Meski cukup singkat, dia mampu mengukir namanya dalam buku sejarah Inter Milan.

Itu berkat ketajaman yang dia tunjukkan di pentas Liga Champions pada musim 2002/03 tersebut. Simak cerita singkatnya berikut.

Didatangkan Sebagai Pengganti Ronaldo

Musim panas 2002, Inter melepas striker legendaris Ronaldo ke Real Madrid dengan nilai transfer €46 juta. Inter butuh pengganti yang berkualitas.

Pilihan mereka jatuh pada Crespo, yang sebelumnya sudah menunjukkan kualitasnya bersama Parma dan Lazio. Inter mengeluarkan €26 juta plus Bernardo Corradi untuk memboyong Crespo dari Lazio.

Waktu itu, pelatih Hector Cuper hanya punya Alvaro Recoba, Christian Vieri, dan Nicola Ventola di stok penyerangnya. Sementara itu, Mohamed Kallon dibekap cedera.

Untuk bersaing di Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions, kehadiran Crespo benar-benar dibutuhkan.

Musim Mengecewakan

Namun, musim 2002/03 itu menjadi musim yang mengecewakan bagi Inter Milan. Mereka melalui musim itu tanpa satu pun gelar juara.

Di Serie A, Inter finis peringkat dua dengan selisih tujuh poin di belakang Juventus.

Di Coppa Italia, langkah Inter dihentikan Bari di babak 16 besar. Inter tersingkir dengan agregat 1-3 (0-1 tandang, 1-2 kandang).

Di Liga Champions, Inter melangkah sampai semifinal. Namun, ambisi lolos ke final harus kandas. Mereka dijegal sang rival sekota AC Milan - yang kemudian jadi juara lewat kemenangan adu penalti melawan Juventus di partai puncak.

Capocannoniere untuk Vieri

Meski gagal meraih Scudetto, Inter masih bisa sedikit berbangga. Pasalnya, pemain mereka jadi pencetak gol terbanyak di Serie A.

Vieri, yang musim itu mencetak 24 gol liga hanya dalam 23 penampilan untuk Inter, meraih gelar Capocannoniere.

Gol Terbanyak Serie A 2002/03:

24 - Christian Vieri (Inter Milan)
18 - Adrian Mutu (Parma)
17 - Filippo Inzaghi (AC Milan)
16 - Alessandro Del Piero (Juventus)
15 - Claudio Lopez (Lazio)
15 - Adriano (Parma).

Bagaimana dengan Crespo?

Musim itu, Crespo hanya mencetak tujuh gol dalam 18 penampilan untuk Inter di Serie A.

Namun, ketajaman Crespo tak tertandingi oleh pemain-pemain Inter lainnya di Liga Champions. Di kompetisi ini, dia mencetak sembilan gol dalam 12 penampilan.

Sembilan gol itu dicetak Crespo dalam enam pertandingan di dua fase grup (first group stage dan second group stage). Itu termasuk sepasang gol penentu kemenangan 2-1 atas tuan rumah Ajax.

Mengukir Sejarah

Crespo mencetak sembilan gol untuk Inter di Liga Champions musim itu. Vieri cuma tiga.

Sembilan gol itu pun menjadikan Crespo pemain dengan torehan gol terbanyak dalam satu edisi Liga Champions. Ini terhitung dari era European Cup, dan bahkan masih bertahan hingga sekarang.

Andai Tidak Cedera

Crespo mencetak sembilan gol di dua fase grup. Namun, Crespo melewatkan empat pertandingan terakhir second group stage akibat cedera.

Dia tampil di perempat final dan semifinal, tapi momentumnya sudah terlanjur terhenti. Tak ada gol lagi dari Crespo, dan itu menjadi salah satu penyebab kegagalan Nerazzurri.

Sembilan gol itu saja sudah membuat Crespo bisa mengukir namanya di buku sejarah Inter Milan. Dia bisa saja mencetak lebih banyak.

Andai dia tidak cedera...

Belum ada Komentar untuk "Hernan Crespo 2002/03: Mengukir Nama di Buku Sejarah Inter Milan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel